Tautan Bisnis Daring & Pemasaran K13

 

Spektrum Kurikulum KTSP K 2013

  1. Struktur Kurikulum
  2. C1 KIKD Simulasi dan Komunikasi Digital
  3. C1 KIKD Ekonomi Bisnis
  4. C1 KIKD Administrasi Umum
  5. C1 KIKD IPA
  6. C2 KIKD Dasar Program Keahlian
  7. C3 KIKD Kompetensi Keahlian
  8. C3 KIKD Produk Kreatif dan Kewiraus

SILABUS C 1 Dasar Bidang Keahlian

  1. Simulasi dan Komunikasi Digital
  2. Ekonomi Bisnis
  3. Administrasi Umum
  4. I P A

SILABUS C 2 Dasar Program Keahlian

  1. Marketing
  2. Perencanaan Bisnis
  3. Komunikasi Bisnis

 

Bahan Ajar K 2013

BAHAN AJAR KELOMPOK C 2

  1. ANALISA DAN RISET PASAR
  2. MENGELOLA USAHA PEMASARAN
  3. PERENCANAAN PEMASARAN 1
  4. PERENCANAAN PEMASARAN 2
  5. STRATEGI PEMASARAN 1
  6. STRATEGI PEMASARAN 2

BAHAN AJAR KELOMPOK C 3

  1. ADMINISTRASI BARANG 1
  2. ADMINISTRASI BARANG 2
  3. ADMINISTRASI TRANSAKSI 1
  4. ADMINISTRASI TRANSAKSI 2
  5. KOMUNIKASI BISNIS
  6. PELAYANAN PENJUALAN 1
  7. PELAYANAN PENJUALAN 2
  8. PENATAAN BARANG DAGANGAN 1
  9. PENATAAN BARANG DAGANGAN 2
  10. PENGETAHUAN PRODUK 1
  11. PENGETAHUAN PRODUK 2
  12. PRINSIP BISNIS 1
  13. PRINSIP BISNIS 2

 

 

 

 

 

Sumber : MGMP Pemasaran Jateng

Iklan

Kepemimpinan Siswa dan Keterlibatan Dalam Organisasi Sekolah

Oleh: Parhan Ibus, Usman Akadir

A. Pendahuluan

Pemimpin merupakan faktor kritis penentu yang dapat menentukan maju mundurnya kemajuan suatu bangsa. Pemimpin harus mampu mengarahkan kepada kesejahteraan para anggotanya karena pemimpin merupakan inisiator, motivator, stimulator, dinamisator, dan inovator dalam kelompoknya. Keberhasilan sebuah kelompok dalam mencapai sebuah tujuan yang ingin diraih bergantung pada kepemimpinannya, yaitu apakah kepemimpinannya mampu menggerakkan sumber daya manusia, sarana, dana, dan waktu secara efisien dan efektif untuk mencapai suatu tujuan organisasi (Rivai, 2003: 3).

Dalam sejarah peradaban bangsa, pemuda merupakan aset bangsa yang sangat mahal dan tak ternilai harganya. Kemajuan atau kehancuran bangsa dan negara banyak tergantung pada kaum mudanya sebagai agent of change (agen perubahan). Pada setiap perkembangan dan pergantian peradaban selalu ada darah muda yang memeloporinya. Keberadaan pemuda di Indonesia sesungguhnya dapat menjadi modal yang berharga bagi masa depan bangsa ini ke arah yang lebih baik dan mampu berdiri sejajar dengan bangsa lain dalam segala bidang.

Proses membina kemampuan kepemimpinan dapat dimulai sejak dini pada lingkungan sekolah sehingga saat ini pendidikan kepemimpinan di sekolah mulai banyak diterapkan. Usia sekolah merupakan periode yang sangat penting untuk pertumbuhan kepribadian, sosial, dan professionalisme siswa. Menyadari pentingnya periode tersebut banyak institusi pendidikan membuat kegiatan di luar kelas untuk memperkaya pengalaman siswanya dan untuk memaksimalkan potensi pembelajaran. Penelitian menunjukkan bahwa pengalaman kepemimpinan siswa, keterlibatannya di organisasi, posisinya sebagai pemegang tanggung jawab, atau aktif sebagai anggota selama kegiatan eksrakurikuler dalam organisasi, sejalan dengan pengembangan personal selama masa sekolah (Astin, 1985: 176)

B. Pengertian Kemimpinan Siswa (Student Leadership)

Kepemimpinan merupakan kemampuan seseorang untuk mempengaruhi, mengarahkan, dan memotivasi orang lain agar mau bekerja sama untuk mencapai sebuah tujuan yang telah ditetapkan bersama.

Robbins dalam Makmuri (2008: 318) bahwa kepemimpinan didefinisikan sebagai kemampuan seseorang untuk mempengaruhi sebuah kelompok menuju pencapaian tujuan kelompok.

Baca Selanjutnya di Kepemimpinan_Siswa … >>

Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS)

Oleh : Rita Komala, S. Pd (Pembina OSIS SMK Negeri 1 Samarinda)

Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) adalah suatu organisasi yang berada di tingkat sekolah di Indonesia yang dimulai dari Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA). OSIS diurus dan dikelola oleh siswa-siswa yang terpilih untuk menjadi pengurus OSIS. Biasanya organisasi ini memiliki seorang pembimbing dari guru yang dipilih oleh pihak sekolah. Anggota OSIS adalah seluruh siswa yang berada pada satu sekolah tempat OSIS itu berada. Dalam upaya mengenal, memahami dan mengelola OSIS perlu kejelasan mengenai Pengertian, Tujuan, Fungsi, dan Struktur OSIS. Dengan mengetahui pengertian, tujuan,fungsi, dan struktur yang jelas, maka akan membantu Pembina peengurus dan perwakilan kelas untuk mendayagunakan OSIS ini sesuai dengan fungsi dan tujuannya.

Pengertian OSIS  meliputi :

Secara Semantis. Di dalam Surat Keputusan Direktur Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 226/C/Kep/0/1992 disebutkan bahwa organisasi kesiswaan di sekolah adalah OSIS. OSIS adalah  Organisasi Intra Sekolah yang masing-masing kata mempunyai pengertian, sebagai berikut :

  1. Organisasi Secara umum adalah kelompok kerja sama Antara pribadi yang diadakan untuk mencapai tujuan bersama. Organisasi dalam hal ini dimaksudkan sebagai satuan atau kelompok kerjasama para siswa yang dibentuk dalam usaha mencapai tujuan bersama, yaitu mendukung terwujudnya pembinaan kesiswaan.
  2. Siswa Siswa adalah orang yang datang ke suatu lembaga untuk memperoleh atau mempelajari beberapa tipe pendidikan.
  3. Intra Berarti terletak di dalam dan di Antara. Sehingga suatu organisasi siswa yang ada didalam dan di lingkungan sekolah yang bersangkutan.
  4. Sekolah Sekolah adalah satuan pendidikan tempat menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar yang dalam hal ini Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah atau Sekolah yang sederajat.

Secara Organis. OSIS adalah satu-satunya wadah organisasi siswa yang sah di sekolah. Oleh karena itu, setiap sekolah wajib membentuk Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) yang tidak mempunyai hubungan organisatoris dengan OSIS di sekolah lain dan tidak menjadi bagian dari organisasi lain yang ada di luar sekolah.

Secara Fungsional. Dalam rangka pelaksanaan kebijakan pendidikan, khususnya di bidang pembinaan kesiswaan, arti yang terkandung lebih jauh dalam pengertian OSIS adalah sebagai salah satu dari empat jalur pembinaan kesiswaan, di samping ketiga jalur yang lain yaitu latihan kepemimpinan, ekstrakurikuler, dan wawasan wiyatamandala.

Secara Sistemik. Apabila OSIS dipandang sebagai suatu sistem, berarti OSIS sebagai tempat kehidupan berkelompok siswa yang bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama. Dalam hal ini OSIS dipandang sebagai suatu sistem, dimana sekumpulan para siswa mengadakan koordinasi dalam upaya menciptakan organisasi yang mampu mencapai tujuan.

OSIS dipandang sebagai suatu sistem ditandai beberapa ciri pokok, yaitu:

  1. Berorientasi pada tujuan
  2. Memiliki susunan kehidupan berkelompok
  3. Memiliki sejumlah peranan
  4. Terkoordinasi
  5. Berkelanjutan dalam waktu tertentu

Tujuan OSIS – Baca selanjutanya di Organisasi Siswa Intra Sekolah … >>

Ekstrakurikuler

Oleh : Rita Komala, S. Pd (Pembina OSIS SMK Negeri 1 Samarinda)

A. Pendahuluan

Kegiatan ekstrakurikuler merupakan salah satu jalur pembinaan kesiswaan disamping jalur OSIS, latihan Kepemimpinan dan Wawasan Wiyatamandala.

Kegiatan ekstrakurikuler selain meningkatkan minat dan bakat siswa dalam bidang non akademik, juga sebagai sarana aktivitas siswa yang positif sehingga siswa bisa semakin terhindar dari kegiatan yang merugikan, melalui kegiatan ekstrakurikuler para siswa dapat lebih memiliki rasa percaya diri, belajar berorganisasi, bekerja sama dan memiliki rasa tanggung jawab pada sebuah kelompok.

 

B. Definisi Ekstrakurikuler

Ekstrakurikuler adalah kegiatan di luar jam pelajaran sekolah biasa, yang dilakukan di sekolah atau di luar sekolah dengan tujuan untuk memperluas pengetahuan siswa, mengenai hubungan antar mata pelajaran, menyalurkan bakat dan minat, serta melengkapi pembinaan manusia seutuhnya. Kegiatan ini dilakukan berkala atau hanya dalam waktu-waktu tertentu dan ikut dinilai (Yudha M. Saputra, 1998: 6).

Jadi ekstrakurikuler adalah kegiatan yang diselenggarakan di luar jam pelajaran yang tercantum dalam susunan program sesuai dengan keadaan dan kebutuhan sekolah.

C. Tujuan Kegiatan Kkstrakurikuler

  1. Memperdalam dan memperluas pengetahuan, mengenal hubungan antara berbagai pelajaran, serta melengkapi upaya pembinaan manusia seutuhnya dalam arti: a. beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, b. berbudi pekerti luhur, c. memiliki pengetahuan dan ketrampilan, d. sehat jasmani dan rohani, e. berkepribadian yang mantap dan mandiri, f. memiliki rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan
  2. Untuk lebih memantapkan pendidikan kepribadian dan untuk lebih mengaitkan antara pengetahuan yang diperoleh dalam program kurikulum dengan kedaan dan kebutuhan lingkungan.
  3. Membina bakat dan minat, sehingga lahir manusia yang terampil, percaya diri dan mandiri
  4. Memberi siswa untuk menggunakan waktu senggang di isi dengan kegiatan yang bermanfaat

Hasil yang diharapkan dari program ekstrakurikuler, mendukung kegiatan kurikuler sehingga berhasil mencapai tujuan pendidikan ialah manusia Indonesia seutuhnya yaitu manusia yang cerdas yang didukung dengan keimanan dan ketaqwaan, kepribadian, berbudi pekerti luhur serta memiliki keterampilan dan wawasan.

D. Hambatan Dalam Pelaksanaan Ekstrakurikuler

  1. Belum tersedia Pembina yang profesional, dana dan sarana yang memadai
  2. Kurangnya kepedulian siswa, orang tua dan masyarakat
  3. Kurangnya pemahaman akan arti pentingnya ekstrakurikuler 

E. Materi Ekstrakurikuler

  1. Pembinaan keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
  2. Pembinaan budi pekerti luhur atau akhlak mulia
  3. Pembinaan kepribadian unggul, wawasan kebangsaan, dan bela negara
  4. Pembinaan prestasi akademik, seni, dan/atau olahraga sesuai bakat dan minat
  5. Pembinaan demokrasi, hak asasi manusia, pendidikan politik, lingkungan hidup, kepekaan dan toleransi sosial
  6. Pembinaan kreativitas, keterampilan dan kewirausahaan
  7. Pembinaan kualitas jasmani, kesehatan dan gizi berbasis sumber gizi yang terdiversifikasi
  8. Pembinaan sastra dan budaya
  9. Pembinaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK)
  10. Pembinaan komunikasi dalam bahasa Inggris

 F. Tugas Pengurus OSIS dalam Ekstrakurikuler

  1. Mengkoordinir kegiatan ekstrakurikuler
  2. Semua kegiatan ekstrakurikuler di sekolah harus sepengetahuan OSIS
  3. Mendorong siswa untuk wajib mengikuti salah satu kegiatan ekstrakurikuler
  4. Masing-masing seksi mendata kegiatan ekstrakurikuler
  5. Membuat program kerja kegiatan ekstrakurikuler untuk masing-masing seksi
  6. Meminta nilai kepada pembina ekstrakurikuler dan melaporkan kepada wali kelas masing-masing, agar nilai ekstrakurikuler masuk di dalam raport.

G. Kepramukaan Sebagai Ekstrakurikuler Wajib

 Kepramukaan (latihan pramuka) ditetapkan menjadi ekstrakurikuler wajib di tingkat Sekolah Dasar (SD/MI), SMP dan MTs, serta SMA, MA, dan SMK. Sebagai ekstrakurikuler wajib, kepramukaan harus diikuti oleh seluruh peserta didik di SMK Negeri 1 Samarinda. Penetapan kepramukaan sebagai ekstrakulrikuler wajib di tingkat Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah adalah Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 63 Tahun 2014 Tentang Pendidikan Kepramukaan sebagai Kegiatan Ekstrakurikuler Wajib pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah.

Alasan Kepramukaan wajib karena : 1) ada undang-undang yang mengatur adalah UU Nomor 12 tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka. 2) Pramuka mengajarkan banyak nilai, mulai dari kepemimpinan, kebersamaan, sosial, kecintaan alam, hingga kemandirian.

H. Ekstrakurikuler di SMK Negeri 1 Samarinda

Para siswa SMK Negeri 1 Samarinda mari kita kembangkan potensi otak kanan kamu.

Otak kanan mengurusi masalah pemikiran yang abstrak dengan penuh imajinasi. Misalnya warna, ritme, musik, dan proses pemikiran lain yang memerlukan kreativitas, orisinalitas, daya cipta dan bakat artistik. pemikiran otak kanan lebih santai, kurang terikat oleh parameter ilmiah dan matematis. kita dapat melibatkan diri dengan segala rupa dan bentuk, warna-warni dan kelembutan, dan mengabaikan segala ukuran dan dimensi yang mengikat.

Silahkan mengikuti kegiatan ekstrakurikuler untuk mengembangkan otak kanan kamu. Pilihan ekstrakurikuler yang ada di SMK Negeri 1 Samarinda adalah :

  1. Majelis Taklim Al Falah
  2. Kepramukaan (wajib)
  3. Futsal
  4. Palang Merah Remaja
  5. Teater
  6. Bola Basket
  7. Bola Volley
  8. Bulu Tangkis
  9. English Club
  10. Karya Imiah Remaja
  11. Paskibraka

Sedekah Jariyah Pembangunan Masjid At Tanwir Samarinda

Assalamu’aliakum Warrohmatullahi Wabarokaatuh

Segala puji bagi Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah kepada kita semua. Shalawat dan salam senantiasa tercurah kepada Rasulullah Muhammad SAW tauladan ummat.

Pimpinan Ranting Muhammadiyah Air Putih bermaksud membangun Masjid At Tanwir dan SD Muhammadiyah 7 Samarinda yang berlokasi di Jl. P. Suryanata RT. 15, Bukit Pinang, Samarinda Ulu. Kami mengajak Ibu, Bapak dan Saudara untuk ikut “investasi akhirat” dengan memberikan amal jariyah dalam pembangunan.

Kegiatan ini diadakan berlandaskan pada :

  1. Firman Allah ta’ala :

“Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu”. (Surat Muhammad :7)

  1. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

مَنْ بَنَى مَسْجِدًا لِلَّهِ بَنَى اللَّهُ لَهُ فِى الْجَنَّةِ مِثْلَهُ

Siapa yang membangun masjid karena Allah, maka Allah akan membangun baginya semisal itu di surga.” (HR. Bukhari no. 450 dan Muslim no. 533).

  1. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ وَعِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ وَوَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh” (HR. Muslim no. 1631)

Silahkan salurkan amal jariyah Ibu, Bapak dan Saudara kepada panitia langsung atau rekening :
1. Bank Mandiri Syariah dengan no. Rekening : 7119052477 atas nama : PANITIA PEMB MASJID AT-TANWIR
2. Bankaltimtara Syariah dengan no Rekening : 5121999919 atas nama : PANITIA PEMB MASJID AT TANWIR

Demikian, atas perhatian dan kepercayaan kepada kami, Semoga Allah ta’ala  meridhoi ibadah dan amal kita, Aamiin.

Nun Walqolamu wala yasturuun. Nasrunminallah wa fathun qariib

Wassalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarokaatuh

Samarinda 1 Ramadhan 1439 H/17 Mei 2018

Ketua Panitia,

Falah Yunus, M. Pd

Bendahara,

H. Sumarsono

 

Kaizen untuk Sukses Berkemajuan

Negara Jepang itu secara geografis adalah negara yang sangat minim sumber daya alam. Jepang mempunyai area yang sangat terbatas. Daratannya, 80% berupa pegunungan dan tidak cukup untuk meningkatkan pertanian dan peternakan. Namun hal ini tidak menyurutkan mental dan tekad bangsa tersebut untuk maju dan bersaing dengan negara lain di dunia. Bahkan hal ini semakin memotivasi Jepang untuk membuktikan bahwa negaranya layak dan pantas jadi pemenang dan unggul.

Orang – orang Jepang sangat disiplin dan menaruh penghargaan yang sangat tinggi terhadap waktu. Orang Jepang sudah biasa bekerja 14 – 18 jam sehari, 94 – 126 jam seminggu. Selain itu membaca adalah kesukaan orang Jepang, jika kita melihat disepanjang jalan dan sudut kota di Jepang setiap orang sibuk dan asyik tenggelam dengan bacaannya dan  sangat suka belajar. Bagi mereka tiada waktu selain bekerja dan belajar.Jepang laksana suatu negara “industri terapung” yang besar sekali, mengimpor bahan baku dari semua negara di dunia dan mengekspor barang jadinya.

Saat ini Jepang menjadi raksasa ekonomi  nomor dua di dunia. Industri mobil Jepang bisa dikatakan telah merajai sebagian pasar jenis mobil sedan seperi merk Honda, Toyota, Mazda dan Suzuki, belum lagi  produk Jepang lainnya berupa peralatan elektronik seperti kita mengenal merk Sharp, Sony, Sanyo, Toshiba, Canon, dan sebagainya, serta produk kreatif dan inovatif lainnya seperti robot yang bisa membantu pekerjaan rumah tangga,  kacamata yang bisa melacak benda yang hilang, kereta listrik kecepatan super cepat JR-Maglev. Kereta api tercepat dunia dengan kecepatan resmi, 581 km/jam (2003, Guiness World Record). Kereta api super cepat Jepang ini tidak berjalan pada relnya, tapi melayang, diatas relnya setinggi 10 cm.

Salah satu rahasia sukses terbesar bangsa Jepang adalah Kaizen (改善 ) (baca : Kaiseng). Kaizen adalah : Penyempurnaan tiada henti (On going and Continous Improvement ) atau Peningkatan Terus Menerus / Berkesinambungan (Continous Improvement). Kaizen merupakan filosofi hidup bangsa Jepang yang telah mengakar dan mendarahdaging. Inilah juga yang menjadi sokoguru bangkitnya perekonomian bangsa Jepang.

Jika Anda ingin maju dan hidup sukses saatlah sekarang mulai Kaizen-kan diri dengan cara menjalankan 3 konsep dari Kaizen yaitu 3M (Muda, Mura, dan Muri). Konsep ini dibentuk untuk mengurangi kelelahan, meningkatkan mutu, mempersingkat waktu dan mengurangi atau efsiensi biaya.

Muda : mengurangi pemborosan,

Mura : mengurangi perbedaan

Muri : mengurangi ketegangan.

Disamping itu laksanakan 5-S dari Kaizen (Konsep Jepang yang berhasil menciptakan budaya dan lingkungan maju) yang meliputi :

乗  Seiri : kelompokkan dengan jelas barang-barang yang perlu dan tidak perlu.

乗  Seiton : Letakkan barang-barang pada tempat yang sesuai hingga mudah dicari pada waktu akan dipakai.

乗  Seiso : Bersihkan ruang kantor/tempat usaha Anda hingga terlihat rapi dan teratur.

乗  Seiketsu : Buatlah ruang kantor/usaha Anda sehat, menyegarkan dan bebas polusi.

乗  Shitsuke : Disiplin dan konsisten dalam bekerja sehingga terbentuk kualitas manusia terbaik / unggul.

Kaizen adalah tanggung jawab setiap orang. Kaizen hanyalah salah satu ciri khusus manufaktur pada perusahaan Jepang, karena masih banyak konsep-konsep lain yang selalu bermunculan, karena Jepang selalu berpikir bahwa tidak satu haripun boleh berlalu tanpa sesuatu tindakan penyempurnaan dalam perusahaan. Kaizen adalah melakukan perbaikan terus menerus, hari ini harus lebih baik dari kemarin dan besok harus lebih baik dari hari ini. Kesimpulannya Kaizen tidak akan pernah berjalan tanpa dilandasi oleh dorongan untuk berpikir dan berjalan terus menerus, secara disiplin menuju ke arah kesempurnaan.

Seperti pesan kanjeng Nabi Muhammad SAW 15 abad yg lalu  yang berbunyi :

“Barangsiapa yang hari ini lebih baik dibandingkan yang kemarin, maka ia termasuk orang sukses/beruntung. Barangsiapa yang hari ini sama seperti yang kemarin, maka dia termasuk orang yang tertipu. Barangsiapa yang hari ini lebih buruk dibandingkan yang kemarin, maka dia termasuk orang-orang yang merugi/celaka di hadapan Allah”.

Anda harus mengikuti kebiasaan orang Jepang yang baik ini yaitu membaca; berpikir; mengevaluasi  dan menyempurnakan. Ingatlah bahwa Allah meninggikan derajat bagi kaum yang senantiasa berpikir. Allah berfirman :

“Katakanlah : Samakah orang yang berilmu, dan orang yang tiada berilmu …?” (QS Az-Zumar 39-9).

Kaizen-kan dirimu sekarang juga : “Ambil yang baik,  buang yang buruk, buatlah hasil karya dengan sentuhan baru!”

Belajar menjadi Pemimpin Kreatif di Zaman Now Melalui Pramuka

Dalam Kurikulum 13 Pramuka sebagai ekstrakurikuler wajib di sekolah dengan alasan : 1).  dasar legalitasnya jelas yaitu UU Nomor 12 tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka; 2) Pramuka mengajarkan banyak nilai, mulai dari kepemimpinan, kebersamaan, sosial, kecintaan alam, hingga kemandirian.

Dalam Kurikulum 13 kegiatan Pramuka dibagi menjadi tiga: 1)  kegiatan wajib perkemahan setahun sekali, seperti kegiatan perkemahan sabtu minggu (persami) yang disertai penilaian secara umum. 2)  kegiatan rutin yang digerakkan oleh gugus depan dan bersifat sukarela. 3) kegiatan aktualisasi yang sifatnya wajib.

Apa itu Pramuka

Gerakan Pramuka Indonesia adalah nama organisasi pendidikan nonformal yang menyelenggarakan pendidikan kepanduan  di Indonesia. Kata  “Pramuka” merupakan singkatan dari Praja Muda Karana, yang memiliki arti Orang Muda yang Suka Berkarya.

Kepramukaan adalah proses pendidikan di luar lingkungan sekolah dan di luar lingkungan keluarga dalam bentuk kegiatan menarik, menyenangkan, sehat, teratur, terarah, praktis yang dilakukan di alam terbuka yang sasaran akhirnya pembentukan watak, akhlak, dan budi pekerti luhur. Kepramukaan adalah sistem pendidikan kepanduan yang disesuaikan dengan keadaan, kepentingan, dan perkembangan masyarakat, dan bangsa Indonesia.

Sejarah Pramuka secara mendunia bermula dari perkemahan di sebuah bukit Brown Sea, Inggris dalam tempo delapan hari pada 25 Juli 1907, muncul ide dari Lord Robert Baden Powell untuk mencetuskan Pramuka. Gagasan Letnan Jenderal dari Inggris tersebut direspon positif sehingga Pramuka menyebar hampir di seluruh dunia hingga berlabuh ke Indonesia.

Scout adalah istilah Pramuka yang diprakarsai Powell pertama kali di Inggris ketika itu. Disebut Scouting atau Scout Movement karena pada awalnya gerakan ini berupa pengembangan secara fisik, mental dan spiritual kepada para pemuda. Namun, gerakan ini tidak seperti mengembleng pemuda yang ingin masuk ke dunia militer, meski Powell merupakan seorang tentara.

Ide Powell mencetuskan Pramuka mendapatkan respon positif di beberapa negara Eropa, termasuk Belanda yang ketika itu menjajah Indonesia.

Belanda menyebut Padvinder sebagai gerakan Pramuka-nya. Pada saat penjajahan Belanda, mereka mengagas perlunya Indonesia dihadirkan Pramuka. NIPV (Nederland Indische Padvinders Vereeniging = Persatuan Pandu-Pandu Hindia Belanda) inilah yang kemudian menjadi cikal bakal berdirinya Pramuka di Indonesia yang dideklarasikan Belanda.

Pada tahun 1917 untuk pertama kali berdiri sebuah organisasi Kepanduan Nasional di Kota Surakarta, dengan nama Javaanse Padvienders Organizatie (JPO). Organisasi Kepanduan Nasional Indonesia ini didirikan oleh Sri Mangkunegara VII, seorang nasionalis, aktivis Pergerakan Nasional yang pernah diangkat menjadi Presiden Budi Utomo tahun 1915/1916 membawahi 40 cabang di seluruh Indonesia, seta pernah dipercaya sebagai pelindung Jong Java selama 11 tahun, sampai Jong Java melebur menjadi Indonesia Muda tahun 1928.Setelah JPO, lahir  berbagai organisasi kepanduan seperti JJP Jong Java Padvindery), NATIPIJ (Nasional Islamitisch Padvindery, SIAP (Serikat Islam Afdeling Padvindery), HW (Hisbul Wathon) dan banyak lagi yang lain. Semua Organisasi kepanduan tersebut dilahirkan oleh tokoh-tokoh pergerakan nasional pada masa penjajahan Belanda. Dengan demikian Gerakan Kepanduan Nasional Indonesia pada masa penjajahan merupakan persemaian lahir dan berkembangnya NASIONALIS-NASIONALIS MUDA yang kuat rasa kebangsaannya.

Pasca-kemerdekaan, KH Agus Salim yang ketika itu menjadi Menteri Luar Negeri Kabinet Amir Sjarifuddin merubah nama Padvinder menjadi Pandu atau Kepanduan sehingga kemudian lahirlah Pramuka di Indonesia.

Pramuka disyahkan dengan diterbitkannya Keputusan Presiden Nomor 238 Tahun 1961, tanggal 20 Mei 1961, tentang Gerakan Pramuka yang menetapkan Gerakan Pramuka sebagai satu-satunya organisasi kepanduan yang ditugaskan menyelenggarakan pendidikan kepanduan bagi anak-anak dan pemuda Indonesia, serta mengesahkan Anggaran Dasar Gerakan Pramuka yang dijadikan pedoman, petunjuk dan pegangan bagi para pengelola Gerakan Pramuka dalam menjalankan tugasnya.

Tanggal 20 Mei adalah hari Kebangkitan Nasional, namun bagi Gerakan Pramuka memiliki arti khusus dan merupakan tonggak sejarah untuk pendidikan di lingkungan ke tiga. Peristiwa ini kemudian disebut sebagai Hari Permulaan Tahun Kerja.

Pramuka kemudian dikenalkan secara luas ke Indonesia pada 14 Agustus 1961 sehingga setiap tanggal 14 Agustus ditetapkan sebagai hari lahirnya Pramuka di Indonesia.

Bill Gates, Neil Amstrong dan Steven Spielberg Pernah Jadi Pramuka

Bill Gates itu adalah milyader yang mengotaki Microsoft. Bill Gates hampir setiap detik hadir di rumah kita, karena setiap komputer yang kita gunakan selalu mengandeng perusahaannya. Dulu Bill Gates muda adalah aktifis Pramuka Amerika, karenanya tidaklah mengherankan jika dia sangat kreatif dan sangat pandai memanfaatkan peluang dalam kehidupan.

Bill Gates mendapat penghargaan berupa “Bufalo Silver” (Banteng Perak) Tentunya kita tak akan ragukan lagi, pendidikan kepramukaan disamping mendunia bisa juga membuat orang bereputasi dunia.

Neil Amstrong adalah manusia penginjak bulan yang juga anggota pramuka Amerika, penerima penghargaan sebagai Pramuka “Eagle Scout” (Pramuka Garuda). Ini mengingatkan kita semua, ketika itu pertengahan bulan Juli 1969. Amerika mencatat keberhasilan, sebagai negara didaya yang sanggup menaklukan bulan. Ketika itu banyak Pin berlogo Apollo 11 dibagi-bagikan, bahkan banyak anak Sekolah Dasar memilki Pin itu.

Steven Allan Spielberg adalah seorang sutradara dan produser film ternama asal Amerika Serikat. Ia telah memperoleh tiga Penghargaan Oscar (Academy Award) serta satu Penghargaan Kehormatan Seumur Hidup. Ternyata waktu sekolah aktif di Pramuka loh, dia rajin mengorganisasi teman untuk membat yel-yel, rupanya ini adalah salah satu modal dia jadi sutradara film.

Pada tahun 1958, ia mendapatkan tanda ‘pangkat’ fotografi pada kegiatan pramuka nya setelah mengerjakkan tugas membuat film amatir dengan durasi 9 menit yang berjudul The Last Gunfight. Pokok nya ia seperti tergila-gila pada dunia film. Bahkan, pada usia 16 tahun, ia sudah menciptakan film independen pertama nya yang berjudul Firelight. Film yang berdurasi 140 menit ini memakan biaya $500 (sekitar Rp. 5 juta,-) & diputar di bioskop setempat.

Tanya Jawab Pramuka

  1. T: Siapa bapak pandu sedunia?  J: Sir Robert Stephenson Smyth Baden Powell of Gilwell atau Lord Baden Powell of Gilwell
  2. T: Dimanakah kantor pusat biro kepanduan dunia? J : Jenewa , Swiss
  3. T: Organisasi apa yang menjadi latar belakang gerakan Pramuka. J: Boedi Oetomo
  4. T: Siapakah yang mencetuskan nama pandu atau kepanduan?  J:  KH. Agus Salim
  5. T: Apa kepanjangan dari Pramuka, J:  Praja Muda Karana
  6. T: Apa arti dari Kata Praja Muda Karana?. J: Orang Muda yang Suka Berkarya
  7. T: Tanggal berapa pramuka disahkan. J: 20 Mei 1961
  8. T: Kapan hari pramuka diperingati? J: 14 Agustus
  9. T: Tahukah tokoh aktivis Pramuka pendiri Microsoft? J; Bill Gates
  10. T: Sutradara film yang membuat film box office seperti Jurrasic Park, the ET yang juga aktif Pramuka di masa mudanya? J: Steven Allan Spielberg

Jadi untuk menjadi Pemimpin Kreatif di Zaman Now mulailah belajar  melalui kegiatan ekstrakurikuler Pramuka

Salam Pramuka !!