Moodbreaker

Oleh : Angela Merici Christi ~ X-Akuntansi-1

idoncarePerkenalkan nama aku Angela. Aku Pelajar kelas X-Akuntansi-1 di Smkn 1 Samarinda. Di sekolah aku berteman dengan siapa saja tetapi yang biasa akrab ya dengan Mully, Midah, Lisa, Cici, dan Vivin itulah teman-temanku, mereka punya karakter masing masing dan begitu pun juga dengan aku. Kata teman-teman ku yang kucinta mereka mengatakan bahwa aku ini adalah moodbreaker begitu katanya, tapi aku sih santai aja kaya di pantai dan gak merasa ada yang aneh sedikit pun sama diri aku sendiri hehehe. Setiap hari ku jalani hidup ku dengan apa adanya, ya seperti biasa, menjadi diri ku sendiri. sampai akhirnya aku tersadar bahwa aku menjadi teman yang menyebalkan bagi teman-temanku contohnya saja .

keadaan 1 / di pagi hari

Aku datang ke sekolah seperti biasa. Jam 04:00 karena daku adalah anak yang bangun pagi dan rajin membantu orang tua setiap pagi serta rajin menabung *gadeng, aku berangkat jam 07:10 ehh lima menit lagi masukan .

“pagi teman teman”, kataku

“hm”, jawab mereka serempak

“ga kangen aku kah kalian? Kitakan lama gak ketemu”, kataku (padahal kemaren masih sekolah hmm)

“ew”, jawab mully seadanya

“ga banget deh kangen sama loe” , ucap lisa dengan gaya mendramatisir keadaan

“hmm” jawab yang lain dengan malas (Midah , Vivin, Cici)

“hahaha” jawabku ketawa padahal gak ada yang lucu dan gatau apa yang kuketawakan

Kemudian aku duduk melewati kursi Midah, namun karena aku lewat tanpa permisi dengan tas yang besar yang penuh buku di dalamnya

“arghhh, bikin badmood deh” kata Midah dengan ekspresi muka yang pahit.

Btw, midah itu orangnya ga suka diganggu gugat dan sabar bingggowww menurutkuu haha

”hah?” ucapku langsung duduk tanpa merasa bersalah sedikitpun

“gapapa”, jawab midah kalo lagi badmood karena semula mood midah bagus namun, karena aku lewat yang tanpa permisi dan tak tahu malu akhirnya mood midah pun menjadi hancur berantakan dan berserakan seperti sampah dan susah untuk disatukan kembali seperti butiran debu yang terbang kesana kemari

 

keadaan 2 / waktu pelajaran sedang berlangsung namun gurunya tidak kunjung datang

Waktu itu Mully melihatkan suatu video yang baru dia download kepada mereka ber empat ( midah, vivin, lisa, cici)

“Video apa itu Mull ? ” Tanya ku dengan penasaran

“Tutorial Makeup 200k challenge, bagus lho njell makeup mereka, murah lagi” Kata Mully menjawab pertanyaan ku yang penasaran

“Murahnya ai biasakah, masa sih, gak percaya deh” kata ku

“Gayamu Njell, kaya bisa beli aja, biarpun murah tapi makeup nya bagus kan” ucap Lisa

“iya taulah bagus betul coba kita yang pakai aneh tu pasti”, kata mully lagi

“Udah ah nonton aja pang njell, ribut betul ni aku ga dengar na dia ngomong. ” kata Midah kesal

Awal nya kita melihat video biasa aja tapi aku tidak melihat dengan jelas, dan makin penasaran . aku duduk makin mundur mundur dan mundur dan akhir nya duduk nyempil dekat Midah  aku sih merasa biasa aja, dan tiba-tiba Mully ketawa aku pun bertanya kepada ku

“Kenapa Mull” seperti biasa aku si orang kepo bertanya hmm

“Gak papa njell” ucap Mully sambal ketawa

“Ais kenapa na is Mully ni kasih tau pang aku nanti penasaran sampe rumah” kataku penasaran

“Haha, kamu itu naa nda merasa betul duduk mundur-mundur , tiba-tiba nyempil dekat Midah mukanya Midah naa gak enak betul waktu kamu nyempil dekat dia” ucap Mully sambal ketawa terbahak-bahak

“Biasa aja perasaan ku” kata ku santai

“ihhhh kamu ituu” jawab Midah kesal

Dan aku pun mulai berpikir lagi sambal tersenyum-senyum dan tertawa sendiri

 

 

Keadaan 3 / istirahat

Pada saat istirahat berlangsung aku bercerita kepada Midah seperti biasa setiap detik menitpun berganti dan Midah yang sebenar nya gak mau mendengar cerita ku , hanya meng iyakan apa yang aku bilang, mungkin karna kasihan . dan tiba-tiba aku bercerita tentang hal yang menurutku lucu dan aku pun tertawa sendiri dan sambil memukul Midah .

“Ihh apasih Njell” ucap Midah kesal

“gak papa” kataku sambil lanjut ketawa

 

Keadaan 4 / Pulang Sekolah

Dan kemudian setelah istirahat berlangsung, tiba-tiba bunyi bell masukan, dan belajar berlangsung seperti biasa, hari ini belajar Simulasi Digital . Beberapa waktu berlalu hingga bell pulang pun berbunyi, jam 02:35 hari ini aku akan pulang bersama Vivin Teman ku . Di perjalanan aku duduk di motor sambil di gonceng Vivin, kemudian tanpa sadar aku duduk makin maju. Dan Vivin Berkata

“Mundur dikit njell” Kata Vivin

“hahh” Jawabku nda tahu apa-apa

Dan kemudian Vivin menjawab lagi

“gak papa dah njell” (hanya itu yang ku dengar pada saat di motor)

Vivin mengantarkanku sampai di depan rumah

 

Keadaan 5 / Dirumah

Sesampai dirumah

“Thanks vin, hati-hati” kata ku

“Iya sama-sama” Jawab Vivin

Kemudian aku masuk ke dalam rumah, mengganti baju sekolah ku, dan langsung makan , mama sudah menyiapkan makanan yaitu nasi goreng special buat anak nya tercinta yang baru pulang sekolah hehehe dan juga buat adek ku nanti ,dan memesan kepada ku untuk sisain nasi goreng yang ada di dalam tudung , mama ku juga akan pergi ke tempat tetangga sebentar dan aku mengiyakan apa yang mama ku katakan. Akan tetapi tanpa sadar ku makan nasi goreng itu hingga habis tak tersisa .

“Bagaimana ini, apa yang harus ku lakukan, apa mungkin aku masak nasi goreng lagi atau beli aja di warung, bagaimana kalo rasanya tidak sama seperti nasi goreng buatan mama ku, bagaimana kalau mama ku marah” tanyaku dalam hati

Aku sangat takut karena mama ku adalah orang yang cerewet, detik demi detik berganti menit yang berlalu tanpa sadar dan tiba-tiba mama ku datang , aku belum sempat membeli atau pun memebuat nasi goreng itu.

“Bagus ,habiskan aja nasi goreng tu adek mu nanti makan apa , cepat bikin lagi nasi goreng tu” ucap mama ku kesal

“Iya ma” aku cuma bisa jawab itu karena memang aku tahu aku yang salah dan melawan orang tua itu gak baik , hmm khand maendt

Selesai memasak aku pun langsung tidur , dan bangun sekitar jam lima lewat, habis bangun aku bersih-bersih dan habis itu aku langsung mandi dan langsung belajar.

Begitulah aktivitasku sehari-hari yang “katanya” aku menjadi moodbreaker bagi teman temanku yang kucinta dan kusayangi selalu selamanya dan takkan terlupakan dan terpisahkan walaupun badai menerjang (dramatis bangetdeh) .

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s